mencintai

BUKANlah bagaimana kamu melupakan...
Melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN.
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan...
Melainkan bagaimana kamu MENGERTI.
BUKANlah apa yang kamu lihat...
Melainkan apa yang kamu RASAKAN.
BUKANlah bagaimana kamu melepaskan...
Melainkan bagaimana kamu BERTAHAN.

Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati...
Dibandingkan menangis tersedu2...
Air mata yang keluar dapat dihapus...
Sementara air mata yang tersembunyi...
Menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang..

Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang..
Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG...
Hanya karena kamu berbahagia...
Dapat mencintai seseorang...
LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri..

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita
MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.

Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia..
jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar-benar mencintai
MELAINKAN...BERJUANGLAH demi cintamu
Itulah CINTA SEJATI.

Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan
DARIPADA berjalan bersama orang 'yang tersedia'
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai
DARIPADA orang yang berada di sekelilingmu
Lebih baik menunggu orang yang tepat
karena hidup ini terlalu singkat
untuk dibuang dengan hanya dengan 'seseorang'

Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu
dan kadang kala, teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari.

                            

Indo NTU lulusan 2008

Postingan ini cuma dari research saya sendiri dan nggak bisa dipercaya sepenuhnya lho. Tapi sungguh2 uda diusahain sebisanya kok. Kalo ada yang punya informasi yang lebih akurat dan mau berpartisipasi, you are most welcomed :D

tulis di comment ya!!


Orang2 hebat Indo-NTU in my batch (campur beberapa orang dari previous batch):

1. Edbert Jarvis Sie - Rank1 in SMUK1, silver medalist for International Physics Olympiad 2004

2. Bernard Ricardo Wijaya - gold medalist for Asian Physics Olympiad and Silver medalist for International Physics Olympiad 2003, SMU Regina Pacis Bogor

3. Raissa Nathania Santoso (Icha) - 1st rank for the whole batch in SMUK1 Bandung

4. Margareta Astaman (Margie) - 1st rank for the whole batch in Santa Ursula Jakarta

5. Rica Donna Sidharta (Caca) - 1st rank in Petra II Surabaya

6. Willy Perdana Tanuwijdaya (Kempel) - 1st rank in SMU Frateran Surabaya

7. Raditya Pradipta (Dipta)- 1st rank for the whole batch in Canisius College Jakarta (UAN)

8. Denny Liauw - 1st rank for the whole batch in Karunia Jakarta

9. Wahyu Perdana Yudistiawan - Honorable Memory for International Mathematics Olympiad 2004, Indonesian International Mathematics Olympiad Team 2004, SMUK1 Jakarta

10. Venny Karlina Gunawan - 1st rank in Aloysius Bandung, Indonesian International Mathematics Olympiad Team 2004

11. Muhammad Zuhdi - 1st rank for the whole batch in SMUN 37 Jakarta, Indonesian International Physics Olympiad Team 2004

12. Lilyana Budianto (Lele) - 1st rank for the whole batch in SMUN1 Bali

13. Max Handoko Suyanto - 2nd rank for the whole batch in SMUN1 Bali

14. Hansel Thendradjaja - 1st rank in SMUK5 Jakarta

15. Chandra Nugraha (Chankoi) - 1st rank in Canisius College Jakarta

16. Kelsen - 1st rank in Canisius College Jakarta

17. Herry Gunadi Sudibya - 1st rank in Canisius College Jakarta

18. Ong Andi Yusuf - 1st rank for the whole batch in St Joseph Malang, Indonesian International Mathematics Olympiad Team 2003

19. Linsien Setiani Tan - 1st rank for the whole batch in Xaverius 1 Palembang

20. Fendi mualim - 1st rank for the whole batch in Xaverius 1 Palembang (UAN)

21. Lissiana - 1st rank in SMU Kusuma Bangsa Palembang

22. Rahmat - 1st rank for the whole batch in SMU Kusuma Bangsa Palembang, Indonesian International Physics Olympiad Team 2004

23. Ronald Haryanto - Gold medalist for National Chemistry Olympiad 2004, 1st rank for the whole batch in SMUN 1 Purwokerto

24. Harya Wicaksana - 1st rank in SMA Taruna Nusantara Magelang, Indonesian International Mathematics Olympiad Team 2004

25. Digdaya Nugraha Putra - Indonesian International Physics Olympiad Team 2004, SMUN 8 Jakarta

26. I Wayan Tresna - Indonesian International Physics Olympiad Team 2004

27. Ainun Najib - Indonesian International Mathematics Olympiad Team 2003

28. Septian Hartono - Indonesian Internatonal Mathematics Olympiad Team 2003, SMUK 1 Jakarta

29. Hendra Suyanto Tju - Indonesian International Mathematics Olympiad Team 2003, 2004

30. Herry Martadinata - Indonesian International Physics Olympiad Team 2003

31. Yulia Susanti - 1st rank for the whole batch in SMU Regina Pacis Bogor

32. Benny Ardi Pandowo - Indonesian International Mathematics Olympiad Team 2004, SMU Loyola Semarang

33. Jenny Ferawati- Indonesian International Mathematics Olympiad Team 2003, Indonesian International Physics Olympiad Team 2003

34. Boly Freddy - 1st rank in SMU Santo Thomas Medan

35. Ivan Jeremiah - The one who collected the data B-)

Cont Srahkanlah 28 Jan 2007

Sudah hampir setahun sejak saya menulis blog saya yang berjudul 'srahkanlah' (28 Januari 2007). Memang saya tidak pernah menulis secara detail apa yang terjadi dalam hidup saya semasa itu, tetapi satu hal sekarang saya benar2 bahagia karena saya merasa doa saya sudah Tuhan jawab. Di masa itu hidup saya sangat sulit, saya selalu sedih dan kadang tidak bisa berkonsentrasi karena saya betul2 rindu hal itu bisa terjadi. Tapi saya benar2 mengucap syukur kepada Tuhan karena Dia begitu baik sehingga dalam waktu hampir setahun ini doa saya benar2 sudah dijawab.

Saya benar2 tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya nanti, tapi saya percaya Tuhan sudah punya rencana atas itu semua. Saya percaya dengan atau tanpa saya campur tangan pun, Tuhan akan lanjut bekerja untuk hal itu. Saya yakin Tuhan tidak akan bekerja setengah2 namun Dia akan menuntaskan semuanya.

Sekarang saya harusnya bersyukur atas semua yang sudah terjadi dan berusaha untuk berkonsentrasi dalam meneruskan FYP dan semester terakhir saya. Saya percaya Tuhan akan pegang dan mengatur masa depan dan pilihan saya.

Tentang Sesama

Blog ini nggak semata2 dibuat oleh pikiran saya sendiri, tapi berdasarkan bnyk survey ke beberapa orang yang udah terjepit dalam hidupnya dan merasakah apa yang namanya ketidakadilan dalam hidup

Pernah ngga kita berpikir seberapa beruntungnya hidup kita? mungkin banyak diantara kita yang berpikir hidup kita ini penuh kesusahan, kita ga sekaya temen kita, kita harus belajar, kita harus sekolah, bantu2 orang tua, ataupun itu. Pernahkah kita berpikir kalau banyak bngt orang yang ga seberuntung kita? Pernahkan kita berpikir demi uang manusia rela melakukan apa aja? Bisakah kita berhenti mengeluh dan berpikir sejenak betapa kita harus bersyukur akan apa yang ada dan mulai memperhatikan sesama di sekitar kita?

Pernahkah berpikir tentang pembantu rumah tangga? Demi sesuap nasi, dia rela ngorbanin harga dirinya buat melayani orang lain? pernahkah kita berpikir seorang suster rela diperintah oleh anak umur 5 thn hanya karena dia pingin mendapatkan uang? Pernah ngga kita mikir seseorang yang dari kecil bantuin orang tuanya jadi buruh tani, karena berpikir kehidupan mereka nggak ada masa depan tiba2 berencana pergi ke kota besar demi mengadu nasib dan berakhir menjadi pembantu rumah tangga? Apakah ada orang yang bercita2 pingin jadi pembantu rumah tangga? GAK ADA! orang dari kampung ke jakarta pasti mikir pengen jadi saudagar, pengen dagang hingga sukses, dsb. Ga bakal ada orang yang pengen jadi pembantu rumah tangga! Layakkah kita merintah2 pembantu seperti boss? Betul pembantu itu digaji, tapi apakah kita yang menggaji mereka? Apakah layak kita yang ga kerja apa2, ga cari uang, marah2 dan jadi boss ke pembantu hanya karena orang tua yang menggaji mereka? Apakah uang bisa membayar harga diri seseorang? gak bisa! kita sama sekali nggak layak untuk semuanya. Pernahkah berpikir seperti ini:

Seorang pembantu kebanyakan punya orang yang dia cintai. Entah itu mereka ketemu di kota, ataupun mereka uda punya suami, tapi mereka tetep tinggal di rumah majikan dan kerja di sana. Mereka udah ngorbanin semuanya, gak ketemu anak dan suami, demi bekerja mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Pernah nggak kita berpikir, mereka sering kali ngirim duit ke rumahnya buat kebutuhan keluarganya. Sekarang coba kita berpikir. apa yang udah mereka dapatkan? uang? uang aja nggak cukup. perlakuan baik? bagus kalau mereka diperlakukan sangat baik di keluarga majikannya. Tapi apa yang mayoritas mereka dapatkan dari majikannya? Mereka dicap males kerja, ga pernah nurut, bodoh, lemot, dsb!! pernah berpikir kalau banyak dari mereka yang nggak diperbolehkan buat cuma ngobrol sama tunangannya, entah itu keluar rumah, atau cuma ngobrol di depan rumah majikan. Majikan berpikir itu gak akan aman buat rumahnya, ataupun pembantunya dianggep pemales karena kerjaannya cuma bisa ngerumpi. Parahnya lagi, si anak majikan punya kuasa penuh atas pembantu itu. Walaupun masi anak2, mereka bisa merintahin pembantu apa aja yang mereka mau. Mereka bisa marah2 kalau bajunya telat dicuci ataupun lupa digosok. Mereka bisa marah2 kalau kamarnya lupa dipel dan marah2 kalau melihat kerjaan pembantunya nggak rapi atau asal2an. Mereka sering kali berpikir pembantunya itu pemalas dan cuma makan gaji buta. Pernahkah mereka sendiri sadar kalau pembantu itu butuh namanya refreshing ataupun kumpul2 sama temannya? Pernahkah mereka sendiri sadar kalau mereka itu tidak serajin yang mereka kira? apakah mereka uda memenuhi tuntutan mereka sebagai pelajar? atau mereka hanya suka jalan2 dan shopping di mal mal ataupun mencoba restoran sana sini? Merekapun nggak 100% rajin, kenapa mereka bisa marah2 ke pembantu seolah2 pembantu mereka pemalas? Mereka selalu pingin ketemu pacarnya, tapi kenapa mereka marah2 kalau pembantunya nelpon suaminya?

Pernahkah mikir hal lain, misalnya pembantu pulang hari? Mungkin orang2 banyak berpikir pembantu pulang hari sudah jauh lebih baik keadaannya. Mereka menyamakan diri seperti mereka yang bekerja sepanjang hari dan malamnya bisa pulang dan ketemu keluarganya. Memang benar, itu yang dialami pembantu pulang hari. Mereka dari pagi kerja melayani majikannya, dan sorenya udah bisa pulang dan ketemu anak2nya. Tetapi apakah keadaan mereka sama baiknya dengan keadaan majikannya? nggak! Majikan mungkin pulang kerja dengan perasaan lelah, tapi baju, kebersihan rumah, dsb udah "beres" oleh pembantunya. Mereka nggak perlu pusing soal pakaian besok kerja, soal kebersihan rumah, wc, dsb. Tapi pembantu yang pulang hari, pernahkah kita berpikir ketika dia pulang ada BANYAK hal yang harus dia kerjain? Banyak baju anak2nya yang belum dicuci, baju suaminya, rumahnya kotor, belum dipel dan pasti mereka nggak punya pembantu ataupun mesin cuci. Mereka harus kembali melakukan pekerjaan pembantunya itu di rumahnya sendiri, bahkan tanpa mesin cuci. Pernahkan berpikir mencuci baju dengan papan penggilas itu lelahnya setengah mati? bisa dibilang, mereka bisa kerja non stop sepanjang hari, bahkan ketika pulang kerja pun! Majikan selalu mengeluh kalau pembantunya itu pemalas. Pagi2 di rumah majikan, pembantu kelihatan kelelahan ketika sedang bekerja, tetapi apa yang dia dapat? omelan tentu saja. Mereka dicap ga niat kerja. Lebih hebatnya lagi, anak majikan yang marah2!! padahal dia sendiri selalu nuntut libur sekolah, nuntut jalan2 ke mall, ngeluh kalo dikasi tugas dari sekolah ataupun kuliah. Coba berpikir sesuatu yang berbeda lagi. Ketika anak2 pembantu ini uda cukup kuat untuk ngurusin dirinya sendiri (e.g. umur 6 thn), mereka dipaksa untuk mencuci bajunya sendiri karena mamanya (pembantu) ini udah kelelahan ketika pulang kerja ngurusin rumah majikannya sepanjang hari. Perhatikan bagaimana ketika mereka pulang, mereka liat anak2nya mencuci bajunya di papan penggilas sedangkan tadi sore dia baru dimarahin oleh "bos kecil" (anak majikan) dengan alasan dia (pembantu) ini belum mencuci baju anak majikannya itu untuk keperluan kuliahnya besok. Saya yakin pasti ada pisau yang begitu menancap di hati mereka. Mereka betul2 melihat ada sesuatu yang begitu berbeda dalam 2 sisi kehidupan ini. Mereka udah berhenti complain, ngeluh, dan mengganggap semuanya itu "sudah takdir".

Banyak orang2 yang take thing for granted, yang sudah mengganggap sekolah, kehidupan, rumahnya, dll itu adalah hal biasa yang sudah sepantasnya mereka nikmati. Keadaannya nggak demikian! Banyak yang nganggep kalo orang kerja nggak layak karena mereka nggak sekolah. Coba pikir seperti ini. Apakah anak dari pembantu mereka bisa sekolah? Kalau bisa pun, apakah mereka bisa sekolah dengan layak dan bisa belajar dengan baik kalau memang mamanya harus kerja seharian di rumah mereka dan nggak punya kesempatan untuk membimbing anaknya belajar? Banyak orang yang uda kehilangan kehangatan keluarga dengan kerasnya dunia ini. Kita yang bisa sekolah, bisa diajarin orang tua, dibimbing ketika kita masih TK dan SD, merupakan suatu anugrah besar sehingga kita bisa lanjut sekolah sampai kuliah dan mendapatkan pekerjaan layak. Ketika kita bisa ditanya2 tentang materi pelajaran untuk ulangan besok oleh mama kita, apakah anak2 si pembantu punya kesempatan yang sama? apakah pembantu (mama) itu bisa nanyain pelajaran mereka? kayaknya ngga, mereka pasti sibuk ngurusin pekerjaan rumah tangga mereka sendiri, karena spnjg hari mereka harus ngurusin pekerjaan rumah tangga majikannya, bukan rumahnya.

Dunia ini nggak adil. Itu benar. banyak orang menganggap apa yang saya pikirkan itu nggak ada gunanya, naif, munafik, dan menganggap toh saya nggak bisa melakukan apa2 untuk mengubah keadaan ini. Betul saya akui, saya nggak bisa berbuat banyak dengan ini semua. Tapi nggak bisakah kita lebih memperhatikan sesama sekarang, lebih ramah terhadap pembantu? Bilang terimakasih buat mereka terhadap apa yang mereka udah lakuin? Maklumi ketika mereka minta cuti atau kelelahan, bukannya nuntut mereka harus 24 jam 7 hari demi diri kita? Apakah kita uda sering survey berapa rata2 umur pembantu rumah tangga di jakarta? 18-24 tahun!!! Bukannya itu umur yang layak buat belajar, kuliah, dan mengejar impian masa depan? Mereka cuma menguburkan impiannya dalam2 buat melayani majikan, menurunkan harga diri, dan diperintah anak umur 12 tahun. Ga bisakah perlakukan pembantu lebih baik? seperti keluarga sendiri? nggak bisakah cuma sekedar ngomong "terimakasih" buat apa yang mereka buat ataupun beliin oleh2 buat mereka kalau kita berpergian?

A simple, gentle act means a lot for them. A simple "thank you" means so much for them as they've been living a hard life. A simple smile and laugh creates an incomprehensible joyfull in their heart as they know they can't do anything more except serving their masters. So treat them well and show kindness and care for them as if they were our family. If they are "stupid" please bear in mind that they are not as lucky as us which can get into school since begining of our lifes or get a good nutrition since young. Please bear in mind that they are poor people who cannot afford of healthy food since in the first stage of their life

seorang pecinta terbaik

Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat. Jika engkau mencintai seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintaimu persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama. Satu diantara kalian akan memberikan lebih, yang lain akan dirasa kurang........... Begitu juga dalam cinta: engkau yang mencari, dan yang lain akan menanti......

Jangan pernah takut untuk jatuh cinta.... mungkin akan begitu menyakitkan, dan mungkin akan menyebabkan engkau sakit dan menderita..... tapi jika engkau tidak mengikuti kata hati, pada ak hirnya engkau akan menangis.......jauh lebih pedih...karena saat itu menyadari bahwa engkau tidak pernah memberi....cinta itu sebuah jalan.

Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah komitmen....Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja...... Cinta tak harus berakhir bahagia.....karena cinta tidak harus berakhir.....

Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan.... dan mengerti apa yang tidak dijelaskan, sebab cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau pikiran.........melainkan dari HATI.

Ketika engkau mencintai, jangan mengharapkan apapun sebagai imbalan, karena jika engkau demikian, engkau bukan mencintai, melainkan.....investasi.

Jika engkau mencintai, engkau harus siap untuk menerima penderitaan. Karena jika engkau mengharap kebahagiaan, engkau bukan mencintai, melainkan.... memanfaatkan.

Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu bersama seseorang yang engkau cintai daripada kehilangan seseorang yang engkau cintai, karena egomu yang tak berguna itu........

Jangan mencintai seseorang seperti bunga,karena bunga mati kala musim berganti, cintailah mereka seperti sungai, sebab sungai mengalir selamanya........

Cinta mungkin akan meninggalkan hatimu bagaikan kepingan2 kaca, tapi tancapkan dalam pikiranmu, bahwa Ada seseorang yang akan bersedia untuk menambal lukamu dengan mengumpulkan kembali pecahan2 kaca itu.....

Hanya Kau

lagu ini aku sering nyanyikan ketika dalam keadaan yang sangat sulit seperti sekarang ini

lagu ini juga lagu yang sangat berkesan tahun lalu, bulan juli 2006 ketika aku habis ikut retreat di GKKG dan juga lagi jatuh cinta.

Kau telah buktikan

cinta-Mu padaku

Kau membayarku dengan darah-Mu

kubersyukur

yang ada padaku

semuanya milik-Mu

kupersembahkan s'luruh hidupku

di mezbah-Mu

hanya Kau yang menjadi tempat jawaban

hanya Kau tempat kuberharap

berjalan bersama-Mu kutakkan goyah

s'bab tangan kasih-Mu

tersedia bagiku

slamanya Kau kucinta

when i say "i love you"

Kata cinta itu sudah menjadi sangat komersial. Seringkali itu sudah menjadi hal yang biasa, bahkan sudah menjadi kewajiban bagi pasangan yang sedang mabuk asmara. Seringkali dalam kehidupan ini kita sudah menjadi terlalu mudah untuk berkata "i love you".

Nah itulah sedihnya. Makna dari kata cinta yang sebenarnya sudah semakin kabur belakangan ini. Cinta itu begitu mudahnya terucap sehingga kita sudah lupa apa konsekuensi dari kata itu sendiri. Seharusnya cinta itu adalah suatu kata yang sangat sulit untuk diucapkan karena begitu sulitnya kita untuk melakukannya. Cinta mengandung makna yang begitu dalam yang manusia biasa tidak akan pernah mampu melakukannya. Cinta bukanlah sebuah emosi belaka yang tidak stabil, yang bergelombang dan yang harus selalu diperjuangkan agar tetap ada.

Dulu saya berpikir cinta adalah sesuatu yang amat sangat rumit untuk didefinisikan, lebih dari apa yang dapat kita pikirkan, sangat kompleks dan sangat abstrak. Saya menganggap cinta benar2 melibatkan emosi semata dan benar2 bergantung pada suasana hati. Sekarang saya berpikir kalau cinta itu seharusnya simple dan murni. Cinta yang sejati harus diberikan kepada orang lain secara tulus dan murni. Cinta lebih dari emosi belaka, tetapi cinta adalah sebuah komitmen. Cinta bukanlah sebuah perasaan yang bisa muncul dan bisa hilang, tetapi cinta itu ada dan tidak akan pernah hilang jika kita mau memberikannya kepada seseorang.

Kata cinta itu begitu sulit untuk dilakukan. Saya mencari-cari dari berbagai sumber apakah yang dimaksud dengan cinta dan saya mendapatkan definisi cinta sejati yang sangat tepat dan begitu susah untuk dilakukan manusia kepada manusia lainnya.

Love is patient and kind

It does not envy,

It does not parade itself,

It is not puffed up,

It does not behave rudely,

It does not seek its own interest,

It is not provoked,

It thinks no evil, It does not rejoice in iniquity,

But rejoices in the truth,

Bears all things,

Believes all things,

Hopes all things, Endures all things, Love never fails.

Sering kali kita dikendalikan keadaan. Tatkala seseorang memberi kita hadiah, seseorang memberi kita perhatian, seseorang mendukung kita, ataupun seseorang sudah menjadi seperti yang kita harapkan, kita begitu mudah mengatakan "aku mencintaimu". Bisakah kita tetap berkata "aku mencintaimu" ketika seseorang sudah menyakiti kita, melakukan hal yang kasar terhadap kita, lalai memberi yang terbaik untuk kita, atau bahkan membenci kita?

Mungkin ini terdengar terlalu idealis bagi kebanyakan orang yang menganggap hal ini mustahil dan tidak akan mungkin dilakukan kebanyakan orang. Betul, saya setuju. Setiap orang memiliki tendensi untuk meminta dan mengharapkan lebih dari seseorang. Setiap orang tidak akan bisa mencintai orang lain tanpa merasakan cinta yang terbesar, yang sudah Tuhan berikan kepada manusia di dunia. Cinta terbesar yang pernah kita terima dari Tuhan adalah sebuah anugrah terindah. Seseorang tidak akan pernah bisa mencintai orang lain jika ia tidak menerima cinta Tuhan dan tidak mau mencintai dirinya sendiri. Mustahil seseorang akan mencintai orang lain secara tulus jika ia membenci dirinya sendiri. Karena itu belajarlah menerima keadaan kita, belajarlah mengasihi diri kita apa adanya. Belajarlah untuk menyadari kalau hidup kita ini tidak sia-sia. Pikirkan hal ini, jika seseorang tidak mau menerima dirinya sendiri apa adanya, bagaimana dia bisa berkata "aku menerima dirimu apa adanya?"

Cinta adalah anugrah. Jika seseorang mau mencintai orang lain dan mau berkomitmen untuknya, syukurilah itu dengan sangat, karena cinta itu begitu sulit untuk diberikan manusia kepada manusia lainnya. Cinta adalah sebuah komitmen untuk selalu memperbaiki diri dan tidak egois. Cinta tidak akan hanya mencari balasan tetapi sesuatu yang sangat murni dan tulus diberikan.Cinta adalah sesuatu yang sangat mulia yang dianugrahkan Tuhan kepada kita.

Jikalau kita memiliki seseorang yang sangat spesial bagi diri kita yang mau belajar mencintai kita, syukurilah. Janganlah menganggap semua pemberian dari seseorang itu hanyalah sesuatu yang seharusnya kita dapatkan. Pikirkanlah kemungkinan terburuk tatkala orang itu tidak mampu memberikan apa-apa lagi kepada kita. Ketika kita mampu bertahan dalam situasi itu, setiap pemberian dari orang itu merupakan sesuatu yang sangat indah. Setiap pemberian, baik itu materi, moril, perhatian, semangat, apapun itu, menjadi sangat berharga. Seandainya kita bisa menemukan seseorang yang bisa kita cintai tanpa menjadi egois, itu betul-betul sebuah anugerah.

"Love the Lord your GOD with all your heart and with all your soul and with all your mind. Love your neighbour as you love yourself"

"In life, it is very seldom to love someone and get loves in return. Once you have someone who loves you, treasure it. Keep him/her in your heart and never let him/her go. It is better to lose our pride to the one we love than to lose the person whom we love just because of our emotion and pride."

So thank GOD I found her, thank GOD I want to LOVE her despite of all my weaknesses.

suka, sayang, cinta ..bedakan....

*Saat kau MENYUKAI
seseorang,kau ingin memilikinya untuk
keegoisanmu sendiri.
*Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau
ingin sekali membuatnya bahagia dan
bukan untuk dirimu sendiri.
*Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan
melakukan apapun untuk kebahagiaannya
walaupun kau harus mengorbankan
kebahagianmu bahkan jiwamu

*Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada
di sisinya maka kau akan
bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"
*Saat kau MENYAYANGI seseorang dan
berada di sisinya maka kau akan
bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"
*Saat kau MENCINTAI seseorang dan
berada di sisinya maka kau akan
menggenggam erat tangannya walau tanpa
kata-kata

*SUKA adalah saat ia menangis, kau akan
berkata "Sudahlah, jangan menangis."
*SAYANG adalah saat ia menangis dan kau
akan menangis bersamanya dan
memeluknya..
*CINTA adalah saat ia menangis dan kau
akan membiarkannya menangis dipundakmu
sambil berkata, "Mari kita selesaikan
masalah ini bersama-sama."

*SUKA adalah saat kau melihatnya kau
akan berkata, "Ia sangat cantik dan
menawan."
*SAYANG adalah saat kau melihatnya kau
akan melihatnya dari hatimu dan bukan
matamu.
*CINTA adalah saat kau melihatnya kau
akan berkata, "Buatku dia adalah
anugerah terindah yang pernah Tuhan
berikan padaku.."

*Pada saat orang yang kau SUKA
menyakitimu, maka kau akan marah dan
tak mau lagi bicara padanya.
*Pada saat orang yang kau SAYANG
menyakitimu, engkau akan menangis
untuknya.
*Pada saat orang yang kau CINTAI
menyakitimu, kau akan berkata,"Tak apa
dia hanya tak tahu apa yang dia
lakukan." dan selalu memberinya
kesempatan

*Pada saat kau SUKA padanya, kau akan
MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
*Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan
MEMBIARKANNYA MEMILIH yang terbaek
untuknya
*Pada saat kau CINTA padanya, kau akan
selalu MENANTINYA dengan setia dan
tulus, bahkan melepasnya ketika dia
memilih yang dia rasa terbaik untuknya

*SUKA adalah kau akan menemaninya bila
itu menguntungkan.
*SAYANG adalah kau akan menemaninya di
saat dia membutuhkan.
*CINTA adalah kau akan menemaninya di
saat bagaimanapun keadaannya, walau
keadaan tak memungkinkan buatmu bahkan
dari sekitarmu

*SUKA adalah hal yang menuntut.
*SAYANG adalah hal memberi dan
menerima.
*CINTA adalah hal yang memberi dengan
rela, berani bertahan dalam
penderitaan..

*Saat kau menyukai, engkau dengan
mudah bisa melupakannya..
*Saat kau Sayang, kau akan sulit
melupakan dirinya selamanya, dan ingin
dia selalu berada di sampingmu
*Saat kau mencintai, engkau akan tetap
menjadi sahabatnya walau dia bersama
orang lain, mesti engkau terluka
ketika engkau berada di dekatnya dan
kau akan berharap dia berbahagia
bersama yang lain..

Pikirlah dengan dewasa, dan bedakan
apa itu
Suka,Sayang,dan Cinta...

valentine's day

Bunga-bunga yang indah

Coklat yang manis

Semuanya indah

Aku ingin terlibat di dalamnya

Aku ingin mencicipi coklat darinya

Aku ingin memegang setangkai mawar

Wah, pangeran yang gagah perkasa dan putri yang cantik :)

Ah, semua terasa amat menyedihkan dan menyakitkan

"Would you like to be my valentine? " :)

If there were no words
No way to speak
I would still hear you
If there were no tears
No way to feel inside
I'd still feel for you

And even if the sun refused to shine
Even if romance ran out of rhyme
You would still have my heart until
the end of time
You're all I need, my love, my
Valentine

All of my life
I have been waiting for
All you give to me
You've opened my eyes
And shown me how to love unselfishly

I've dreamed of this a thousand
times before
But in my dreams I couldn't
love you more
I will give you my heart
Until the end of time
You're all I need, my love, my
Valentine

And even if the sun refused to shine
Even if romance ran out of rhyme
You would still have my heart until the
end of time
'Cause all I need is you, my Valentine
You're all I need, my love, my
Valentine

Srahkanlah

Bila beban terasa berat, dan hatiku tak sanggup menahan ini semua,

Air mata terus mengalir dan doapun terasa tak pernah terjawab

Mengapa ini harus terjadi Tuhan?

Mengapa di saat aku yakin Engkau siap melakukan perubahan, ternyata malah datang kesulitan dan problema yang baru?

Tuhan, siapakah aku sehingga aku memaksakan kedaulatan-Mu yang besar?

Siapakah aku sehingga aku memaksa Engkau harus bekerja sekarang juga?

Aku bukan siapa-siapa, dan aku tidak boleh melawan kehendak-Mu

Aku hanya manusia ciptaan-Mu

Sedangkan Engkau, adalah Allah pencipta langit dan bumi

Engkaulah yang tau berapa besar jumlah bintang di langit dan pasir di laut

Aku hanyalah manusia, yang akan terus berharap dan mengetuk pintu-Mu

Ketika aku merasa aku bukan apa-apa lagi, dan aku hanyalah sampah

Akan kuingat karya terbesar-Nya bagi hidupku

Kalau Allahku mau datang menjemput aku dari keranjang sampah ini, kepada terang-Nya yang ajaib

Dia angkat ku jadi anak-Nya dan beri damai di dalam hidupku

Engkaulah Bapaku, Bapa yang kekal..

Aku hanya ingin melihat pemulihan terjadi

Aku memang harus sabar, yah harus sabar

Waktunya Tuhan itu berbeda dengan waktuku

Sampai kapanpun, aku akan menunggu sampai Engkau menjawab segala doa-doaku dan tangisanku

Aku akan ketuk terus pintu-Mu, dan Engkau pasti akan bukakan

Tuhan, mungkin aku memang belum sabar, dan belum bisa menyerahkan ini semua ke dalam tangan pengasihan-Mu

Mungkin Engkau sedang mendidik aku untuk bersabar dan menyerahkan segalanya ke dalam tangan-Mu seratus persen

Ajari aku Tuhan untuk melepaskan ini semua

Ajari aku Tuhan untuk mengangkat tanganku dihadapan-Mu

Kalau aku hanya melihat apa yang ada di depan mata, Engkau bisa lihat jauh ke depan

Tuhan, aku percaya, doaku pasti Engkau jawab di waktu yang sangat tepat

Kuyakin tangan-Mu sedang merenda suatu karya yang agung mulia

Saatnya kan tiba nanti aku akan lihat pelangi kasih-Mu

Satu hal yang kutanamkan di hati

Apa yang tak pernah dilihat mata

Yang tak pernah didengar telinga

Dan tak pernah timbul di dalam hati

Semua disediakan-Nya bagi yang mengasihi Dia

Allah sanggup melakukan segala perkara

Dulu, skarang, dan selamanya, kuasa-Nya tidak pernah berubah

Aku yakin, aku bakal menuai hasilnya

Aku yakin air mata aku ga akan sia2 keluar

Karena aku terus pegang janji-Mu

Orang2 yang menabur benih dengan mencucurkan air mata

Akan pulang membawa berkas2 nya dengan sorak-sorai :)

Semuanya itu udah diatur Tuhan

Karena Allahku akan menjawab semuanya dengan cara yang ajaib :)